loader image
jenis jenis arsitek

Jenis Jenis Arsitek yang Perlu di Ketahui

Jenis Jenis Arsitek – Anda perlu tahu apa itu arsitek? Biasanya orang awam memanggilnya pelukis. Namun tidak sedikit yang mengetahuinya sebagai seorang desainer konstruksi. Jadi, apa sebenarnya arsitek itu? Arsitek biasanya memiliki spesialisasi atau keterampilan tertentu.

Arsitek-arsitek ini bekerja dalam berbagai lingkup, ada yang khusus mendesain ruangan di dalam rumah, bahkan ada yang bisa mendesain seluruh denah kota. Arsitek bertanggung jawab untuk merencanakan, merancang dan mengawasi semua konstruksi sampai semua rencana ada. Arsitek harus bisa melakukan banyak hal, mulai dari desain grafis, produk hingga game. 

Jenis Jenis Arsitek

Arsitek Rumah Tinggal

Anda pasti mengira model bangunan komplek perumahan seperti itu kan? Hal ini disebabkan adanya standarisasi, pencapaian tujuan dan regulasi pemerintah. Namun ada juga yang tetap mengutamakan estetika bangunan agar rumah memiliki estetika yang baik sehingga dapat meraih pangsa pasar yang berbeda atau lebih tinggi. Dalam situasi seperti itu, arsitek rumah akan berperan. 

Ia harus mampu mengungkapkan semua ide dan keahliannya. Biasanya dia berhubungan langsung dengan pemilik rumah. Arsitek rumah ini akan membuat peta yang diinginkan oleh klien, kemudian menyelesaikan konsep rumah, kemudian mengeksekusi desain pertama menjadi gambar kerja dan mengawasi pembangunannya. Mereka juga diharuskan menghitung biaya bahan dan kebutuhan tenaga kerja, serta waktu yang dibutuhkan untuk mengerjakan proyek tersebut.

Interior Desainer

Desainer interior perlu memiliki pengetahuan dan keahlian khusus untuk mengetahui tentang bahan, jenis kain, warna hingga desain furnitur yang baik. Keterampilan ini dapat digunakan untuk mendesain dan membersihkan interior apartemen, kantor hingga restoran yang membutuhkan seni.

Arsitek Bangunan Komersial

Yang dimaksud dengan bangunan komersial adalah lokasi suatu bangunan yang nantinya akan dikomersialkan, seperti tempat usaha, pusat perbelanjaan dan sebagainya.

Perancangan suatu bangunan komersial atau bangunan publik merupakan bangunan yang berhasil dan baik apabila dapat menyalurkan sirkulasi pengunjung, sehingga seluruh ruang pada bangunan tersebut mendapat peluang penjualan yang baik dan optimal. 

Arsitek bangunan komersial perlu memiliki beberapa keterampilan lain seperti keterampilan konstruktif, mekanik, listrik dan artistik. Arsitek konstruksi komersial juga perlu mengetahui tentang keamanan bangunan, persyaratan konstruksi, dan kemampuan untuk melakukan analisis biaya dan waktu.

Arsitek Lanskap

Arsitek lanskap akan lebih fokus pada ruang luar. Contohnya adalah taman, pemukiman, kampus atau kantor, tetapi juga taman dan ruang terbuka publik lainnya. Tujuannya adalah untuk menciptakan ruang luar yang efisien yang dapat terhubung secara harmonis dengan lingkungan.

Arsitek Urban

Arsitek kota ditugaskan untuk merakit bangunan, merancang titik pertemuan di lingkungan, jalan raya, dan sambungan jalan. Mereka harus mampu mengatur pergerakan lingkungan perkotaan agar lebih rapi, teratur dan fungsional serta nyaman.

Arsitek Properti Industri

Dibutuhkan seorang arsitek industri untuk mendukung berfungsinya suatu kawasan industri yang perlu mengetahui setiap proses industri yang akan berlangsung pada bangunan industri yang dirancang. 

Yang perlu dipahami adalah tentang proses dari sumber bahan baku, persiapan produksi, proses manufaktur hingga pengemasan. Arsitek kawasan industri harus mampu membuat bangunan yang dirancang bekerja dengan baik, memiliki desain yang efektif dan efisien untuk alur kerjanya, sehingga pekerjaan dapat berjalan dengan lancar, cepat dan akurat.

Arsitek Konstruksi Hijau

Apakah Anda akrab dengan arsitektur hijau? Ya, saat ini perubahan iklim yang sangat ekstrim telah terjadi di berbagai belahan dunia. Hal inilah yang membuat arsitek green building begitu penting, terutama perannya dalam merancang berbagai kebutuhan energi alternatif. 

Dia bertanggung jawab atas desain bangunan ramah lingkungan. Oleh karena itu, adalah tanggung jawab arsitek bangunan hijau untuk mengoptimalkan peran bangunan terhadap lingkungan dan menemukan cara baru yang lebih efektif dan efisien untuk mengurangi dampak negatif bangunan terhadap lingkungan. 

Keterampilan yang perlu dimiliki adalah pengetahuan tentang aerodinamika, pergerakan matahari dan bayangannya serta cara mendaur ulang dan bahan yang ramah lingkungan dan hemat energi apa yang dapat digunakan.